Pogba Masih Belum Setara Dua Pemain Tengah Legendaris MU

Pogba Masih Belum Setara Dua Pemain Tengah Legendaris MU

Eks penggawa Manchester United, Andy Cole, mengonmentari pemain tengah anyar Manchester United, Paul Pogba bersama skuad besutan Jose Mourinho musim ini. Menurut Cole, Pogba masih belum berada di level dua pemain tengah legendaris Manchester United, Roy Keane serta Paul Scholes.

Paul Pogba belum lama ini berhimpun kembali ke Manchester United pada 8 Agustus 2016 lalu, setelah sempat beberapa musim berkarier di Juventus. Gelandang berkebangsaan Prancis itu resmi dikontrak dengan perjanjian sepanjang lima musim. Dia juga sekaligus memecahkan rekor transfer dunia dengan nilai mencapai Rp 1,5 triliun.

Pogba Masih Belum Setara Dua Pemain Tengah Legendaris MU

Sejauh ini, Paul Pogba memang baru dua kali dimainkan di laga resmi Manchester United, yakni pada laga kontra Southampton (19/8) dan saat melawat ke markas Hull City (27/8). Gelandang berumur 23 tahun itu pun menjadi Man of the Match baik pada laga kontra Soton yang berlangsung di Old Trafford Stadium.

“Dua gelandang legendaris MU, Roy Keane dan Paul Scholes, entah siapa yang paling hebat diantara mereka, lantaran saya berlaga berbarengan mereka berdua. Paul Pogba mempunyai kapasitas untuk jadi pemain yang luar biasa,” ungkap Cole. “Namun demikian, dia belum berada di level dua legenda Manchester United itu. Apabila Pogba berhasil melampaui mereka, dia bakal jadi pemain paling hebat di dunia. Itu lantaran Scholes serta Keane merupakan pemain tengah paling fenomenal,” tambahnya.

Manchester United saat ini berada di bawah bimbingan manajer asal Portugal, Jose Mourinho. Pemain anyar mereka, Zlatan Ibrahimovic jadi satu di antara penghuni baru Old Trafford yang diboyong oleh Mou pada bursa transfer awal musim 2016/17 secara gratis.

Pogba Masih Belum Setara Dua Pemain Tengah Legendaris MU

“Saya pribadi sangat mengagumi Zlatan Ibrahimovic. Apa yang sudah ia berikan selama kariernya sangatlah luar biasa. Dia memulai 4 laga pertama di MU dengan begitu baik,” papar Cole. “Walau saya sebenarnya tidak suka menilai seseorang cuma dari beberapa laga saja. Saya rasa dia telah memberi banyak efek positif bagi MU saat ini,” pungkasnya.

Paul Pogba serta Zlatan Ibrahimovic bakal melakoni pekerjaan berat pertama mereka di Old Trafford bersama Manchester United. The Red Devils akan melayani Manchester City di partai bertajuk Manchester derby, Sabtu (10/9).

Beberapa tahun lalu Paul Pogba sebenarnya pernah menjadi pemain Manchester United. Di era Sir Alex Ferguson, Pogba merupakan salah satu jebolan akademi MU yang dipromosikan ke tim utama. Namun ia tidak sering diturunkan karena performanya yang dianggap kurang memuaskan. Di akhir masa kontraknya, Pogba tidak mendapat tawaran perpanjangan kontrak dari manajemen MU.

Dengan status free agent, ia pun diboyong oleh Juventus. Bersama Si Nyonya Tua, Pogba menjelma jadi salah satu gelandang muda terbaik di dunia. MU pun kembali kepincut dan rela memulangkannya ke Old Trafford dengan biaya fantastis.

Sayangnya kini di MU ia mesti memulai semuanya dari nol. Bersama Juventus, ia merupakan pemain pujaan publik Turin. Ia juga sebenarnya berpeluang bermain di Liga Champions musim ini. Sedangkan bersama MU, ia hanya akan tampil di ajang Liga Europa musim ini. Begitu pula dengan Zlatan Ibrahimovic, yang sebenarnya enggan bermain di ‘kompetisi hari Kamis’ alias Liga Europa. Namun, Jose Mourinho berhasil menjadi salah satu daya tarik bagi Zlatan untuk akhirnya mau bergabung ke MU di penghujung karier profesionalnya sebagai pesepakbola. Sementara bagi Pogba, ia merasa seperti pulang ke rumahnya setelah pergi ‘berlibur’.

Leave a Reply

%d bloggers like this: