Mezut Ozil Tidak Terima Dirinya Dituding Sebagai Penyebab Kekalahan Arsenal

Mezut Ozil Tidak Terima Dirinya Dituding Sebagai Penyebab Kekalahan Arsenal

Mezut Ozil Tidak Terima Dirinya Dituding Sebagai Penyebab Kekalahan Arsenal
Permainan yang buruk dalam berlaga di lapangan hijau kadang menjadi kesedihan tersendiri dalam menghadapi kenyataan yang ada. Terkadang hal tersebut membuat pemikiran tersendiri bagi pemain. Gelandang Arsenal, Mesut Ozil, mengaku sering menjadi kambing hitam terkait hasil buruk timnya pada musim 2016-17. Padahal, Ozil menilai dirinya merupakan pemain yang memiliki kontribusi besar.

Pada saat sekarang ini skuad Arsenal dikabarkan sedang dalam situasi sulit. Hal itu dikarenakan skuat asuhan Arsene Wenger itu harus menelan empat kekalahan dari lima laga terakhir di kompetisi Premier League. Performa buruk tersebut membuat mereka tercecer di urutan keenam dengan koleksi 50 poin dalam daftar klasemen sementara.

Banyak hal yang menjadi penyebab terjadinya kekalahan tersebut. Namun berbagai kalangan menuding Mesut Ozil sebagai penyebab hasil negatif yang diterima Arsenal. Sang pemain dinilai tidak mampu menunjukkan performa maksimal ketika berada di atas lapangan. Pada kenyataannya Mesut Ozil mampu mengemas masing-masing sembilan gol dan assist dari 31 penampilan di berbagai kompetisi pada musim ini. Berkaca dari hal itu, sang pemain mengaku tidak adil bila semua hasil buruk yang menimpa Arsenal selalu ditujukan kepadanya.

“Orang tahu apa yang sudah saya capai. Saya merupakan juara Piala Dunia, pernah bermain di Real Madrid dan menyumbang 20 assist di berbagai kompetisi untuk Arsenal pada musim lalu (2015-16). Namun, ketika tim sedang dalam periode buruk, ada seseorang yang harus ditunjuk sebagai penyebab hal negatif tersebut. Sayangnya, saya sering menjadi orang yang dimaksud dalam konteks ini,” tutur Ozil.

Kita akan melihat apakah Mesut Ozil memiliki kesempatan membungkam semua kritikan andai bisa tampil apik saat Arsenal bersua Manchester City pada laga pekan ke-30 Premier League di Stadion Emirates, Minggu (2/4/2017).

Leave a Reply

%d bloggers like this: