Liverpool Punya Kekuatan Tambahan Jelang Menghadapi Leicester

Liverpool Punya Kekuatan Tambahan Jelang Menghadapi Leicester

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, menyebutkan kalau timnya mesti memakai motivasi yang diberikan oleh para fans mereka yang hadi di stadion pada saat melayani Leicester City, pada laga pekan keempat Premier League 2016/17, yang akan berlangsung di Anfield Stadium, Sabtu (10/9). Menghadapi Leicester akan jadi laga pertama The Reds di kandang sendiri, yang saat ini kapasitas tempat duduknya telah diperbanyak dari 45.362 jadi 54.074. Klopp pun merasa optimistis dengan penambahan itu, yang dinilai akan memberikan semangat baru bagi anak-anak asuhnya.

“Menambahkan kursi penonton di Anfield merupakan pekerjaan yang hebat serta luar biasa bagi saya. Saya benar-benar tak habis pikir, bagaimana seseorang dapat lakukan suatu hal seperti ini. Ini betul-betul fantastis,” tutur Klopp. “Leicester merupakan tim yang bagus, namun saya bakal berkata pada musim selanjutnya serta pada laga markas pertama kami ini bakal dihadiri 8.000 supporter lebih banyak. Ini merupakan kekuatan baru kami yang mesti kami manfaatkan secara maksimal,” tambahnya.

Liverpool Punya Kekuatan Tambahan Jelang Menghadapi Leicester

Pada musim ini, aksi The Reds dikira belum penuh. Usai berhasil menang 4-2 atas Arsenal pada laga pembuka Premier League 2016/17, mereka malah menyerah dua gol tanpa balas saat hadapi tim yang baru promosi, Burnley, pada pekan kedua. Sampai pada minggu ketiga, Jordan Henderson dkk masih tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara dengan mendulang empat angka dari tiga laga pertama. Sementara lawan mereka, The Foxes berada dua rangking di atas mereka dengan perolehan angka yang sama.

“Beberapa hal akan berlangsung. Akan tetapi, kami cuma pasukan yang baru melakoni tiga laga tandang serta kami semestinya tak begitu cemas dengan hal semacam itu. Saat ini, kami mempunyai pertarungan di kandang sendiri serta ini merupakan peluang kami untuk menang,” tegas Klopp.

Leceister City sendiri datang ke Anfield dengan penuh percaya diri. Mereka adalah juara bertahan, yang berhasil menjuarai liga untuk pertama kalinya sepanjang sejarah tim. Penampilan anak asuh Claudio Ranieri sebenarnya cukup menjanjikan sepanjang pramusim. Namun di laga resmi pertama mereka di musim ini, mereka langsung kandas dari Manchester United. Menghadapi sang juara FA Cup di ajang Community Shield, Leicester yang sempat menahan imbang sepanjang nyaris tiga perempat laga justru harus kebobolan oleh Zlatan Ibrahimovic. Skor 2-1 pun menutup laga tersebut.

Di awal Premier League, mereka juga langsung berhasil ditaklukkan oleh Hull City. Tim yang berstatus promosi dari Divisi Championship itu mampu merepotkan para pemain The Foxes dengan mencetak dua gol cantik. Di laga kedua mereka juga gagal meraih kemenangan atas Arsenal dengan hasil kacamata. Baru di laga ketiga kontra Swansea City, Riyad Mahrez dkk berhasil mendulang tiga angka.

Di sisi tim tuan rumah, mereka sebenarnya tampil apik juga di pramusim. Namun penampilan anak asuh Jurgen Klopp ini memang fluktuatif. Bayangkan saja, setelah menang atas Barcelona di pramusim dengan skor yang cukup telak, mereka takluk dari Mainz dengan cukup telak juga. Setelah itu mereka menang dari Arsenal, dan kembali kalah dari Burnley. Inilah yang masih menjadi tanda tanya besar. Inkonsistensi dan rapuhnya lini belakang menjadi pekerjaan besar bagi Klopp untuk segera dibenahi.

Musim ini Leicester untuk kali pertama akan bertanding di ajang Liga Champions. Sementara Liverpool tidak bertanding di ajang Eropa apapun. Ini seharusnya menjadi kesempatan bagi Klopp untuk lebih fokus membenahi timnya dan berprestasi di pentas domestik.

Leave a Reply

%d bloggers like this: