Kartu Merah Suarez, itu yang wasit inginkan

Kartu merah Suarez adalah hal yang diinginkan wasit

Kartu merah Suarez adalah hal yang diinginkan wasit

Luis Suarez mengatakan bahwa ia dapat merasakan bahwa dirinya akan mendapatkan kartu merah pada permainannya semalam. Dan dia menyakini bahwa itu adalah hal yang sangat diinginkan oleh wasit seperti yang terjadi di Barcelona saat menahan Atletico Madrid lolos ke final Copa del Rey.

Setelah membuka skor di Camp Nou, Selasa, Suarez mendapat kartu kuning kedua, setelah disusul oleh tendangan Atletico Koke yang pada menit ke-90 membuat Barca imbang 1-1 leg kedua.

Hasilnya memastikan Barca mencapai final dengan baik 3-2, namun Suarez dipastikan tidak dapat memberikan penampilannya di lapangan hijau pada tanggal 27 Mei mendatang. Walaupun Uruguay Internasional berharap akan dapat mempertahankan dua kali kejuaraan.

“Saya hanya bisa tertawa pada saat pengusiran saya, itu adalah sesuatu yang dapat Anda lihat,” kata Suarez.

“Ini adalah apa yang wasit inginkan. Saya marah. Itu bahkan bukan merupakan suatu pelanggaran bagi diri saya.

“Wasit tidak memberi saya penjelasan, seperti biasa.”

Barca dipaksa untuk dapat bermain lebih, guna mengamankan kedudukan atas kemenangan tipisnya selama pertandingan. Hal ini juga berlaku untuk Sergi Roberto dan Yannick Carrasco pada saat mereka berusaha untuk mempertahankan kedudukan.

Sebagai pemain pengganti saat itu Kevin Gameiro memberikan tim Atletico beberapa harapan di tujuh menit tersisa, seperti yang terjadi pada awal permainan bahwa Suarez di menit ke 43 membobol gawang tuan rumah. Namun ternyata nasib baik berpihak kepada sang tuan rumah. Yang akhirnya membuat tuan rumah bertahan sampai pada menit terakhir.

Antoine Griezmann dari tim Atletico de Madrid juga memiliki permainan yang buruk karena menyebabkan offside pada babak ke dua. Padahal jika hal tersebut tidak terjadi maka akan memberikan suatu hal yang positif bagi tim nya. Namun hal itu pun lenyap dengan adanya situasi yang telah terjadi. Menyesal ? Namun semua itu sudah menjadi bubur.

“Kami menyadari bahwa itu akan menjadi rumit dan kami tahu kami harus menderita untuk mencapai final,” tambah Suarez.

Leave a Reply

%d bloggers like this: