Pep Guardiola Pasrah Jika Pemilik Manchester City Memberikan Sanksi Kepada Dirinya

Pep Guardiola Pasrah Jika Pemilik Manchester City Memberikan Sanksi

Pep Guardiola Pasrah Jika Pemilik Manchester City Memberikan Sanksi
Memahami penilaian dari pemilik saham tentu wajib dilakukan oleh setiap pelatih ataupun manajer. Wajar kiranya jika Josep Guardiola berpendapat jika pemilik Manchester City merasa tidak puas dengan kinerjanya sebagai pelatih. Maka, Guardiola menyerahkan masa depannya pada jajaran dewan klub. Guardiola ditunjuk sebagai pelatih City pada awal musim ini menggantikan Manuel Pellegrini. Ketika menangani Barcelona dan Munchen, pelatih 46 tahun tersebut selalu menyabet gelar setiap musimnya.

Dengan kehadiran Guardiola di Etihad Stadium pun selalu diharapkan bisa langsung membawa perubahan dan mengantarkan kesuksesan bagi City. Namun debut Guardiola tampaknya tidak berjalan mulus, City bahkan masih tertinggal di peringkat empat di klasemen Premier League berjarak 11 poin dari Chelsea di peringkat pertama. Guardiola juga gagal membawa City sukses di Liga Champions. Mereka hanya mampu sampai di babak 16 besar karena kalah dari AS Monaco di babak tersebut. Ini adalah pertama kalinya Guardiola tak mampu membawa tim yang dilatihnya lolos ke semi final.

Berdasarkan hasil evaluasi satu-satunya trofi yang mungkin bisa menjadi penghibur di akhir musim ini adalah gelar juara FA Cup. Pada babak semi final nanti, The Citizens akan bertemu dengan Arsenal dan akan berlangsung pada akhir pekan ini. Berkaca pada performa City musim ini, Guardiola sadar apabila pemilik klub, Sheikh Mansour dimana dirinya yang sudah banyak mengeluarkan dana untuk belanja pemain tentu akan kecewa jika klub yang didanainya tersebut tidak mendapat gelar.

“Saya tidak mengira mereka jika para pemilik City merasa bahagia. Harapan klub ini tinggi dan ingin menjuarai semua gelar dan kami tidak mampu melaksanakannya. Jika tidak bahagia, saya paham sepenuhnya. Kami seharusnya bisa mendapatkan hasil dan bermain lebih baik karena kami bertarung untuk gelar dan juara Liga Champions hingga akhir. Meskipun saya senang dengan apa yang telah kami lakukan, itu tak cukup. Tapi mereka lah yang akan membuat keputusan. Mereka adalah bos saya. Petinggi klub dan pemilik akan memutuskan apa saja yang mereka mau,” kata Guardiola jelang pertandingan menghadapi Arsenal di stadion Wembley.

Mengingat kesempatan Manchester City lolos ke final FA Cup sebenarnya lumayan besar. Setelah dua kali berhadapan dengan Arsenal musim ini, City tak pernah mengalami kekalahan. Di pertemuan pertama, City menang di kandang kemudian imbang ketika melawat ke markas Arsenal.

Leave a Reply

%d bloggers like this: