Renato Sanches Siap Dimainkan Bayern Kontra Schalke 04

Mendekati laga Bayern Munich yang akan melawat ke markas Schalke 04, pemain Die Roten, Xabi Alonso meyakini Renato Sanches bakal mengawali kiprahnya di laga tersebut dengan luar biasa. Renato Sanches sendiri merupakan peamin anyar Bayern yang baru dihadirkan musim panas ini. Bersama Carlo Ancelotti, Sanches dipercaya bakal melakoni laga debut berbarengan Bayern saat berjumpa Schalke 04, Sabtu (10/9) WIB kelak. Untuk rekanan satu timnya di Bayern, Xabi Alonso, sosok Renato Saches bakal memberi warna sendiri di tim. Sebab pemain asal Portugal itu begitu berbakat. Perkataan Alonso itu didasarkan pada apa yang dilakukan oleh pemain muda itu di Piala Eropa 2016 lalu, berbarengan timnas Portugal. Ia berhasil membantu timnya keluar jadi juara untuk kali pertama sepanjang sejarah turnamen dan negara. “Dia bakal jadi pilar yang begitu utama. Renato memiliki banyak tenaga, kuat (secara fisik) serta lapar untuk selalu menang. Lapar untuk selalu memenangkan tiap-tiap trofi juara. Renato Sanches adalah pembelian paling baik yang dikerjakan Bayern Munich musim panas ini,” imbuhnya. “Umur dia tidaklah menjadi permasalahan. Dia memanglah baru berusia 19 tahun, namun Renato telah jadi salah pemain papan atas. Itu yang sangat penting untuk tiap-tiap pesepakbola, entah apakah ia baru berusia 19 tahun atau 35 tahun,” katanya. Renato Sanches sendiri sampai pada saat ini belum kembali bermain usai memperoleh permasalahan pada pahanya pada bulan Agustus lalu. Ia telah melupakan laga pertama kontra Werder Bremen di mana Munich menang telak 6-0, di mana ia cuma duduk manis di bangku pengganti. Akan tetapi, pesepakbola asal Spanyol ini meyakini kalau Sanches bakal dapat dimainkan saat timnya tengah memerlukannya kapanpun. “Saya rasa Renato bercokol dalam keadaan yang baik,” bukanya. “Mungkin ada peluang ia dapat berlaga hari Jumat (Sabtu 10/9 WIB) saat menghadapi Schalke 04. Mungkin saja, namun saya tak tahu itu secara pasti. Anda mesti ajukan pertanyaan pada Carlo Ancelotti besok (pada konferensi pers mendekati pertarungan). Renato telah melakoni sesi

6 Pilar Utama MU Absen di Manchester Derby

Sekurang-kurangnya ada enam pemain bintang Manchester United terpaksa tidak dapat dimainkan dalam duel panas menghadapi Manchester City di Old Trafford, Sabtu (10/9). Beberapa pemain MU itu mesti menepi kerena alasan yang berbeda. Menurut berita yang diturunkan Manchester Evening News, tiga dari enam pemain yang absen mengalami cedera. Mereka merupakan bek kiri Luke Shaw, serta dua pemain tengah Jesse Lingard dan Henrikh Mkhitaryan. Luke Shaw mendapatkan cedera kaki pada saat bermain untuk Timnas Inggris pada jeda internasional minggu lalu. Sama halnya seperti Henrikh Mkhitaryan yang mengalami cedera otot saat membela negaranya Armenia di laga persahabatan minggu lalu. Sementara Jesse Lingard dimaksud belum cukup fit usai dihantam cedera pada ajang Community Shield 2016 beberapa pekan lalu. Mengenai tiga pemain yang lain, yakni Marcos Rojo, Sergio Romero serta Antonio Valencia, diragukan dapat bermain penuh lantaran belum lama ini mereka baru saja membela negara masing-masing pada babak kualifikasi Piala Dunia 2016 zona Amerika Selatan, Rabu (7/9). Rojo serta Romero menjadi pemain kunci timnas Argentina, sementara Valencia bersama Ekuador. Mereka baru datang di Kota Manchester pada Jumat (9/9) ini. Sektor bek kiri pasti menjadi permasalahan yang pelik untuk MU. Pasalnya kedudukan itu diisi oleh Luke Shaw, serta Rojo menjadi pelapisnya di posisi tersebut. Ada kemungkinan, manajer Jose Mourinho bakal menggeser Daley Blind yang biasa dimainkan sebagaia bek tengah untuk mengisi pos kiri yang kosong/ Sementara itu untuk kedudukan bek tengah, MU masih punya dua pemain cadangan yang kaya akan pengalaman, yakni Chris Smalling dan Phil Jones. Di kedudukan bek kanan, ketiadaan Antonia Valencia kemungkinan besar bakal memberi peluang untuk fullback asal Italia, Matteo Darmian untuk bermain. Di awal musim 2016/17 ini, kedudukan Valencia memang belum tergantikan. Bahkan Darmian yang menjadi pelapis utama Valencia pun justru dikabarkan akan dilepas oleh manajemen MU pada bursa transfer musim dingin, Januari 2017 mendatang. Namun, kabar ini belum ditanggapi lebih lanjut oleh kedua pihak

Pogba Masih Belum Setara Dua Pemain Tengah Legendaris MU

Eks penggawa Manchester United, Andy Cole, mengonmentari pemain tengah anyar Manchester United, Paul Pogba bersama skuad besutan Jose Mourinho musim ini. Menurut Cole, Pogba masih belum berada di level dua pemain tengah legendaris Manchester United, Roy Keane serta Paul Scholes. Paul Pogba belum lama ini berhimpun kembali ke Manchester United pada 8 Agustus 2016 lalu, setelah sempat beberapa musim berkarier di Juventus. Gelandang berkebangsaan Prancis itu resmi dikontrak dengan perjanjian sepanjang lima musim. Dia juga sekaligus memecahkan rekor transfer dunia dengan nilai mencapai Rp 1,5 triliun. Sejauh ini, Paul Pogba memang baru dua kali dimainkan di laga resmi Manchester United, yakni pada laga kontra Southampton (19/8) dan saat melawat ke markas Hull City (27/8). Gelandang berumur 23 tahun itu pun menjadi Man of the Match baik pada laga kontra Soton yang berlangsung di Old Trafford Stadium. "Dua gelandang legendaris MU, Roy Keane dan Paul Scholes, entah siapa yang paling hebat diantara mereka, lantaran saya berlaga berbarengan mereka berdua. Paul Pogba mempunyai kapasitas untuk jadi pemain yang luar biasa," ungkap Cole. "Namun demikian, dia belum berada di level dua legenda Manchester United itu. Apabila Pogba berhasil melampaui mereka, dia bakal jadi pemain paling hebat di dunia. Itu lantaran Scholes serta Keane merupakan pemain tengah paling fenomenal," tambahnya. Manchester United saat ini berada di bawah bimbingan manajer asal Portugal, Jose Mourinho. Pemain anyar mereka, Zlatan Ibrahimovic jadi satu di antara penghuni baru Old Trafford yang diboyong oleh Mou pada bursa transfer awal musim 2016/17 secara gratis. "Saya pribadi sangat mengagumi Zlatan Ibrahimovic. Apa yang sudah ia berikan selama kariernya sangatlah luar biasa. Dia memulai 4 laga pertama di MU dengan begitu baik," papar Cole. "Walau saya sebenarnya tidak suka menilai seseorang cuma dari beberapa laga saja. Saya rasa dia telah memberi banyak efek positif bagi MU saat ini," pungkasnya. Paul Pogba serta Zlatan Ibrahimovic bakal melakoni pekerjaan berat

Liverpool Punya Kekuatan Tambahan Jelang Menghadapi Leicester

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, menyebutkan kalau timnya mesti memakai motivasi yang diberikan oleh para fans mereka yang hadi di stadion pada saat melayani Leicester City, pada laga pekan keempat Premier League 2016/17, yang akan berlangsung di Anfield Stadium, Sabtu (10/9). Menghadapi Leicester akan jadi laga pertama The Reds di kandang sendiri, yang saat ini kapasitas tempat duduknya telah diperbanyak dari 45.362 jadi 54.074. Klopp pun merasa optimistis dengan penambahan itu, yang dinilai akan memberikan semangat baru bagi anak-anak asuhnya. "Menambahkan kursi penonton di Anfield merupakan pekerjaan yang hebat serta luar biasa bagi saya. Saya benar-benar tak habis pikir, bagaimana seseorang dapat lakukan suatu hal seperti ini. Ini betul-betul fantastis," tutur Klopp. "Leicester merupakan tim yang bagus, namun saya bakal berkata pada musim selanjutnya serta pada laga markas pertama kami ini bakal dihadiri 8.000 supporter lebih banyak. Ini merupakan kekuatan baru kami yang mesti kami manfaatkan secara maksimal," tambahnya. Pada musim ini, aksi The Reds dikira belum penuh. Usai berhasil menang 4-2 atas Arsenal pada laga pembuka Premier League 2016/17, mereka malah menyerah dua gol tanpa balas saat hadapi tim yang baru promosi, Burnley, pada pekan kedua. Sampai pada minggu ketiga, Jordan Henderson dkk masih tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara dengan mendulang empat angka dari tiga laga pertama. Sementara lawan mereka, The Foxes berada dua rangking di atas mereka dengan perolehan angka yang sama. "Beberapa hal akan berlangsung. Akan tetapi, kami cuma pasukan yang baru melakoni tiga laga tandang serta kami semestinya tak begitu cemas dengan hal semacam itu. Saat ini, kami mempunyai pertarungan di kandang sendiri serta ini merupakan peluang kami untuk menang," tegas Klopp. Leceister City sendiri datang ke Anfield dengan penuh percaya diri. Mereka adalah juara bertahan, yang berhasil menjuarai liga untuk pertama kalinya sepanjang sejarah tim. Penampilan anak asuh Claudio Ranieri sebenarnya cukup menjanjikan sepanjang pramusim. Namun di laga resmi

Top